Arti seorang papa bagiku mungkin bukan sekedar bapak kandungku.. papa adalah sahabat,dokter,guru,teman untukku. Dari kecil aku sangat dekat dengan papa ketimbang mamaku. Jarak umur yang jauh dengan kakakku dan saat itu aku juga belum punya adik sering buatku merasa kesepian.Tak jarang waktu kecil aku sering pergi berdua papa,karena jam kerja papa sebagai wiraswasta yang lebih flexibel ketimbang mama yang pegawai negri. Banyak petualangan yang kulakukan dengan papa mulai naik kuda,menembak burung di sawah sawah atau ke toko senjata menembak langganan papa,ikut papa ke kantor,cari batu akik yang antik keluar masuk pasar,sampai memancing naik kapal ke laut karimun jawa! Makanya aku tumbuh jadi anak yang jauh dari feminim..papa juga ga segan ngajarin aku manjat pohon!
Masih ingat dulu aku dan kakakku dibuatin rumah rumahan dari kayu dan triplek diatas pohon mangga belakang rumah.kalau siang aku atau kakakku suka duduk duduk di atas pohon itu. Aku juga suka ikut papa naik ke genteng kalo papa lagi ngecek antena parabola atau antena radio yang bermasalah hehee....
Aku selalu ngintil kalo papa ke kantor daripada dirumah sendiri sama pembantu...walau papa sibuk dengan mesin mesinnya kertasnya aku dengan senang hati bermain di sana gangguin pegawai papa di kantor berantakin majalah yang sudah disusun rapi pegawai papa.jelang sore mama pulang kerja aku baru pulang rumah karena papa kalau kerja sampai larut malam.kenangan itu masih terpatri jelas di benakku sampai sekarang....
Bagiku papa itu bagai 2 mata pisau...satu sisi sosok yang galak karena papa ngga segan memukul dengan alat kalau aku berulah tapi satu sisi papa sangat lembut penuh perhatian ke anaknya. Papa selalu jadi bodyguard buat kita anak anaknya! Papa ngga pernah menolak mengawal aku dan kakakku untuk ke diskotik atau ke kafe,karena menurut papa lebih baik anak anaknya pergi dengannya dan dalam pengawasannya ketempat keramaian seperti itu ketimbang sama teman temanku yang masih labil emosi.
Dari dulu kalo mama yang nasehatin susah aku dengarkan, tapi kalo papa yang ngomong pasti aku langsung takluk.
Pun hingga detik ini aku selalu masih bergantung sama Papa,kalau aku sakit apapun kalau belum telpon papa walau sudah ke dokter rasanya belum afdol.aku selalu kangen dengan cara papa yang menyembuhkan sakitku dengan caranya uniknya....sebutan kita anaknya "jampi jampi papa" dan itu membuatku ketagihan hahaaa....kadang caranya suka ngga masuk akal,tapi itulah papa dengan gayanya uniknya.
Tak jarang diusiaku yang sudah kepala 3 ini aku merengek bagai anak kecil mengadu di telepon, karena aku yang sakit gigi atau sakit kaki..rasanya kalo udah denger suara papa langsung ilang rasa sakitnya.haha papa itu dokterku karena denger suaranya aja langsung sehat seketika.
Dan yang sampai detik ini tak pernah habis pikir papa selalu tau apapun yang terjadi padaku!! Iyaa...papa bagai punya sensor di tubuhnya selalu mengetahui kondisi anak anaknya walau kami terpisah jauh....
Selalu tanpa kusangka disaat aku sedih tiba tiba papa telpon. Disaat cucunya sakit dan aku tidak memberi kabar papa tau anakku sakit. Disaat aku ada masalah papa juga tiba tiba menelponku memberi solusi. Bagiku papa sangat ajaib! Canda dan tawa nasehat Papa bagai air hujan yang mendinginkan bumi disaat panas terik.
Tapi entah mengapa sensor itu tak ada di aku....aku tak pernah tau kalau papa sakit keras,aku tak tau apapun tentang papa kalau mama tidak bercerita padaku....
Betapa aku merasa cintaku pada papa hanya seujung kuku..tak sebanding dengan kasih papa padaku yang tak terkira....maafkan aku papa...
Tuhan berilah selalu kesehatan pada orang tuaku karena merekalah surgaku
Tuhan lindungilah selalu orangtuaku dari segala marabahaya
Kabulkanlah doa hamba Tuhan....AmienKarena aku tak bisa mendampingi mereka setiap saat...
Hanya doa yang bisa kukirimkan pada mereka...







0 komentar:
Post a Comment