Powered By Blogger

Note

Love my life,no matter how hard it may seem.when life gives me a thousand reason to cry,show the world i have a million reason to smile and whatever happens will always be a part of my life... a wonderfull journey!

About Me

My Photo
Jakarta, Indonesia
Hi welcome to my blog... My name Lintang. I am mother of two children. I am not a super mom, but I try to be a good wife, a friendly and loving mother for them. This blog is about my daily life.tell about my hobby,my life and interesting things arround me...enjoy this blog!

10/4/10

keindahan yang ternodai 2

Yaaah..karena kejadian luar biasa itu,kami ga mungkin untuk pulang ke Leihitu..karena akses sudah tertutup total.walhasil aku terdampar di Ambon bareng suami dan numpang sementara di rumah senior mba Nurhadi di asrama kayu putih. kami cm bisa lihat dari dalam rumah, orang lalu lalang naik motor,jalan kaki,naik truk sambil bawa parang teriak2 ga tau apa yg diteriakin...
krn kondisi yg makin genting suami memutuskan: sy tetap bertahan di kayu putih,dan dia dengan pengawalan anggota kembali ke Leihitu. krn ga bw baju dinas,suami pinjam seragam senior dan sepatu yang kekecilan hihiii...
dan saya pun bertahan pakai baju muslim yg dipakai karena ga bawa baju ganti..hehee berasa bgt kan gmn bau keringatnya???jangan dibayangin deeeh...hahaaa


Tiap malam susah tidur,karena kaget denger suara bom atau orang lalu lalang sambil teriak teriak...huhuuu...
kalo bisa diulang rasanya nyeseeeel bgt gak nurutin nasehat tetangga waktu itu.
akhirnya aku memutuskan pindah numpang di rmh seangkatan suami,mba Eka...disitu aku numpang semuanyaaa.mulai tidur,baju,makan,sabun,sikat gigi,celana dlm,bra hihihiiii....drpd ga kan?hayooooo....
kalo inget masa makan indomie semangkok bagi 2,nasi bagi 2 suka geli sendiri..
anyway...mksh buat mba Eka Narya and mba Ipung Nurhadi yg sempet menampung aku.
kami pun tidur tiap malam tetap ngga tenang...apalagi kondisi aku dan mba Eka sama2 hamil anak pertama...


Tiba2 aku dpt tlp dr istri Dirsamapta kalo orangtuaku minta tolong beliau,mengurusku pulang pk pesawat ke Jakarta bsk pagi..dan akan dijemput keluarga dijkt. cm krn kondisiku yang tak menentu...juga krn belum bisa berhub dengan suami (jaman itu blm musim hp),apalgi di dompet uang cm 500 ribu aku menolak.tapi ibu Pieter ttp memaksaku tuk pulang ke Semarang. krn komunikasi dengan beliau yg susah dan terputus aksesnya,akhirnya aku tetap bertahan untuk gak meninggalkan Ambon yang lg kacau.sampai seminggu aku mengungsi di Ambon...hehee persis ky org ilang deh.
Akhirrrrnyaa....bala bantuanpun datang!dijemput suami plus kawalan anggota brimob dua mobil yang full senjata aku bisa juga pulang ke rumah...Leihituuuu i 'm coming

0 komentar:

home