kutipan ini diambil dari kuliah twitt nya aidil akbar yang ada di time line beliau...
- Bagi yg beli Unitlink utk mendapatkan proteksi+investasi yg cukup yg murah,mohon maaf cara berfikir itu salah
- Asuransi pada Unitlink bs cover smp usia 99,menggunakan produk wholelife dan itu berbiaya cukup mahal
- Karena biaya premi yg mahal, akibatnya proteksi yg kita dapat menjadi minim alias kurang
- Rata2 polis unitlink yg kami temui ksh Uang Pertanggungan kematian 50jt-250jt, bbrp ada yg 400jt
- Bayangkan kl kt ngak ada sekarang,cukup ngak uang 50jt-250jt utk ahliwaris kita hidup&sekolah anak?
- Kl ngk cukup,artinya tujuan melindungi pasangan&anak dr resiko keuangan dgn unitlink tdk tercapai
- Rata2 masyarakat Indonesia perlu proteksi jiwa (UP) antara 1,5M – 4,5M
- Artinya rata2 orang Indonesia yg sudah punya unitlink kekurangan UP antara 1,2M – 4,3M
- Salah 1 penyebab unitlink jd mahal krn proteksi jiwa smp usia 99thn,pdhl kt ngk butuh selama itu
- Bayangin,kl kt hidup smp usia 99thn meninggal,anak kt udah 60an,cucu udah 30an,trus UP buat siapa?
- alasan lain unitlink lebih mahal,krn kt bayar premi “hanya” 5thn/10thn,ada selisih dana di invest
- Kl ada yg bilang asuransi unitlink tdk bayar lagi setelah 5 ato 10thn, itu tidak sepenuhnya benar
- Kl sdh stop byr premi,kemudian bursa jeblog dibawah nilai tunai minimum,kt bs diminta utk “top up”
- Selain itu,polis unitlink bs “hidup” smp 99thn krn asuransinya tetap bayar premi, namanya COI
- COI=cost of insurance unitlink /biaya pemeliharaan/biaya admin biasanya diambil dr investasi kita
- Biaya asuransi di unitlink ini ada yg mengenakan fixed rupiah ato ada yg dr jumlah unit dipotong
- Artinya kalo “NAB” dr unitlink nya naik,brarti biaya unit dipotong x NAB akan ikutan naik jg
- Kl ada yg bilang dgn unitlink bs juga punya asuransi kesehatan, tidak sepenuhnya benar
- Asuransi kesehatan yg “nempel” asji,bisa nempel di asji manapun (termlife),tdk harus unitlink
- Kl ada yg bilang hanya unitlink bs punya asuransi penyakit kritis, itu jg tdk sepenuhnya benar
- As. Penyakit kritis itu asuransi tambahan,bisa “nempel” juga di asuransi non- unitlink (termlife)
- Hampir semua asuransi tambahan yg ada di unitlink bs di “tempel” in ke asuransi lain (termlife)
- premi COI dr semua asuransi (jiwa+tambahan) tetap di charge ke nilai tunai kt smp proteksi berakhir
- kl punya unitlink +penyakit kritis,COI penyakit kritis dicharge smp usia 65thn,COI jiwa smp usia 99thn
- Jgn lupa,premi unitlink yg kita bayar 80%-100% ditahun pertama hangus, 50%-75% tahun ke 2-3 hangus
- rata2 premi yg kita bayarkan di 5thn pertama akan hangus setengahnya (total)
- Dana+waktu 5thn yg dah hangus,tidak bisa di recover dr investasi unitlink bila dibandingkan dgn beli terpisah
- Hasil investasi UnitLink jg tidak maksimal banding reksadana, pdhl ada yg dikelola MI yg sama
- Yg bilang biaya2 td kl unitlink kita tahan diatas 5thn balik modal, tidak sepenuhnya benar
- Balik modal tadi benar, utk uang kita yg sudah hilang/hangus 1/2 di unitlink tadi, Tapiiii…..
- Tp kl bandingkan unitlink ke invest ke reksadana+asjiwa murni dr thn ke 1,uang kt ngk balik modal
- Btw COI yg kita bayar di unitlink itu juga tidak kembali ya,sama hangusnya seperti premi termlife
- Hasil investasi unitlink rata2 5%-20% lebih rendah dr reksadana ,meskipun dikelola MI yg sama
- Sharing fee yg dikenakan ke unitlink di ambil pers asji, dikenakan ke return/hasil investasi kita
- Knp return unitlink lbh rendah?krn dana kelolaan unitlink di privatefund (discre),ada sharing fee disana
- Itulah sebabnya investasi di unitlink tidak transparan dibandingkan reksadana
- Itu sebabnya return investasi di unitlink tidak bisa mengalahkan return reksadana langsung
- Detil tentang “rahasia” unitlink ini bisa dilihat di buku saya nanti berjudul #SHOCKINGUNITLINK







0 komentar:
Post a Comment