Powered By Blogger

Note

Love my life,no matter how hard it may seem.when life gives me a thousand reason to cry,show the world i have a million reason to smile and whatever happens will always be a part of my life... a wonderfull journey!

About Me

My Photo
Jakarta, Indonesia
Hi welcome to my blog... My name Lintang. I am mother of two children. I am not a super mom, but I try to be a good wife, a friendly and loving mother for them. This blog is about my daily life.tell about my hobby,my life and interesting things arround me...enjoy this blog!

2/11/11

Asma pada anak

Kebetulan aku dan suami punya riwayat alergi sehingga mewariskan bakat asma ke anak anakku,untuk yang sulung dia suka kesulitan bernafas disaat dini hari sedang untuk si bungsu kalo tidur suka bunyi mengi.setelah konsul ke berbagai dokter ternyata jawabannya sama.asma sulit disembuhkan tapi ada cara yang efektif untuk meringankan anak kita supaya ga tersiksa...yaitu rutin renang dan dijaukan dari pencetus asma itu sendiri.cara yang mudah ya?sekarang anak anakku udah jauh lebih baik,jarang banget sesek nafas,ga tergantung obat kimia.
Ini ada artikel tentang asma yang bisa temen temen baca buat referensi kalau si kecil ada gejala asma...
Asma merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak. Kejadian asma meningkat di hampir seluruh dunia, baik Negara maju maupun Negara berkembang termasuk Indonesia. Peningkatan ini diduga berhubungan dengan meningkatnya industri sehingga tingkat polusi cukup tinggi. 
Walaupun berdasarkan pengalaman klinis dan berbagai penelitian asma merupakan penyakit yang sering ditemukan pada anak, tetapi gambaran klinis asma pada anak sangat bervariasi, bahkan berat-ringannya serangan dan sering-jarangnya serangan berubah-ubah dari waktu ke waktu. Akibatnya kelainan ini sering tidak terdiagnosis atau salah diagnosis sehingga menyebabkan pengobatan tidak kuat. 
Umumnya gejala klinis dtandai dengan adanya sesak nafas dan mengi (nafas yang berbunyi). Kelompok anak yang patut diduga asma adalah anak-anak yang menunjukkan batuk dan / atau mengi yang timbul secara episodic, cenderung pada malam / dini hari , musiman, setelah aktivitas, serta adanya riwayat asma dan atopi pada pasien dan keluarganya. 
Apakah asma itu ? 
Berdasarkan definisi Scadding dan pengalaman klinis Godfrey, asma pada anak ialah penyakit yang ditandai dengan variasi luas dalam periode waktu yang pendek daripada hambatan aliran udara dalam saluran nafas paru yang bermanifestasi sebagai serangan berulang batuk atau mengi yang dipisahkan oleh interval bebas gejala


Perubahan apa yang terjadi pada jaringan ? 
Pengecilan diameter jalan nafas 

Perubahan respon otot saluran nafas 

Gangguan persarafan otonom dalam pengaturan otot polos saluran nafas 

Kerusakan sel epitel mukosa saluran nafas 

Faktor-faktor pencetus asma pada anak: 
Faktor emosi ; gangguan emosi dapat menyebabkan penyempitan saluran nafas 

Faktor imunologis / alergi ; saat ini telah banyak bukti bahwa alergi merupakan salah satu faktor penting berkembangnya asma. Atopi merupakan faktor resiko nyata yang dapat menyebabkan timbulnya gejala asma. 

Faktor non alergi ; infeksi virus / bacterial dan zat-zat iritan / polutan. 
Apakah atopi itu ? 
Atopi merupakan cikal bakal penyakit yang disebabkan oleh alergi / reaksi imunologis.Beberapa yang sering dijumpai rhinitis alergi, sinusitis, urticaria, alergi terhadap cuaca dan makanan /zat tertentu, dan lain-lain. Harus ditelusuri adanya riwayat penyakit tersebut di atas pada seluruh sanak keluarga. 
Upaya pencegahan 
Upaya pencegahan asma pada anak dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pada anak yang asmanya belum bermanifestasi dan yang telah bermanifestasi.
Tindakan pencegahan pada anak yang belum bermanifestasi : 
• Mencegah terjadinya sesitisasi pada anak ; walau faktor genetic merupakan faktor penting, tetapi manifestasinya dipengaruhi faktor lingkungan. Penghindaraan terhadap makanan-makanan yang mempunyai tingkat alerginitis tinggi baik pada ibu hamil dan yang menyusui maupun sang anak. 

• Orang tua, terutama ibu dianjurkan tidak merokok. 

• Pencegahan terjadinya infeksi saluran nafas dan akibatnya. 

• Pemberian asi eksklusif akan memberikan kekebalan dan efek imunologis pada anak. 

Tindakan pencegahan pada anak yang telah bermanifestasi ;
• Menghindarkan faktor pencetus ; alergan makanan, inhalan, bahan iritan, infeksi virus/bakterial, hindari latihan fisik yang berat, perubahan cuaca dan emosi sebagai faktor pencetus. 

• Penggunaan obat-obatan, untuk mengatasi serangan asma. 

Hal-hal yang harus diperhatikan pada asma anak 
• Hindari makan makanan yang mengandung kola, bersoda, kacang-kacangan, minuman dingin/es, goreng-gorengan. 

• Hindari tungau debu yang sering terdapat pada debu kasur dan bantal kapuk, selimut, lantai, karpet gordin , perabot rumah . sebaiknya laci / rak dibersihkan dengan lap basah, gordin dan selimut dicuci setiap 2 minggu , karpet, majalah, mainan , buku dan pakaian yang jarang dipakai diletakkan di luar kamar tidur dan lantai dipel setiap hari. 

• Hindarkan zat-zat yang mengiritasi ; obat semprot rambut, minyak wangi, asap rokok, asap obat nyamuk , bau cat yang tajam, bau bahan kimia, udara yang tercemar,udara dan air dingin.

• Sebelum melakukan aktivitas fisik sebaiknya jangan melakukan aktivitas fisik yang berat, sebelum melakukan aktivitas fisik sebaiknya melakukan pemanasan terlebih dahulu, dan jika perlu pemberian obat sebelum beraktivitas. 


sumber © Dr. SuriViana- www.infoibu.com 




1 komentar:

Anonymous said...

good info mba

home